Mudik Lebaran? Cegah Risiko Kebakatan di Rumah dan Toko

Beberapa waktu lalu ramai di sosial media twitter terjadi kebakaran di ruko atau gedung pertokoan akibat korsleting listrik. Sering sekali kan kita melihat atau membaca adanya kebakaran yang pastinya menimbulkan banyak kerugian. Apalagi sebentar lagi libur lebaran sering kepikiran kan saat rumah atau toko ditinggal mudik ke kampung halaman. Masih banyak orang yang tidak memperhatikan keamanan sistem kelistrikan di rumah maupun toko. Nah bagaimana cara kita menjaga agar kejadian tersebut tidak terjadi di rumah, apartemen, toko atau gedung?

Schneider Electric memperkenalkan inovasi baru Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection (RCBO), perangkat listrik yang menggabungkan fungsi Mini Circuit Breaker (MCB) dan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) sehingga seluruh penghuni rumah dapat berlindung dari bahaya hubungan arus pendek dan beban lebih (overload), sekaligus dari ancaman sengatan listrik akibat arus bocor.

Berdasarkan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL), pencegahan mengalirnya arus gangguan melalui badan manusia, ternak, dan sesuatu yang menyebabkan kebakaran, membutuhkan alat tambahan selain MCB dan ELCB yaitu RCBO. Di Indonesia pasti sudah banyak yang mengenal Schneider, salah satu perusahan yang sangat terkenal di bidang kelistrikan energi.

Schneider sudah cukup lama ada di bidang listrik. Schneider mengembangkan teknologi dan solusi yang terhubung untuk mengelola energi dan proses agar dapat menjadi aman, andal, efisien dan berkelanjutan. Jika ingin tahu tentang mereka dan produk-produk rekomendasinya bisa dilihat langsung di Official Website Schneider: www.se.com/id/id

Schneider menciptakan RCBO Slim Domae yang memiliki fungsi gabungan antara MCB dan ELCB, serta ukuran yang lebih ringkas. RCBO Slim Domae dari Schneider memiliki 5 keunggulan yang di antaranya:

  • 3 In 1 : 3 Proteksi dalam 1 Produk yang artinya RCBO Slim Domae bisa melidungi rumah dari beban listrik berlebih, hubungan singkat arus listrik, dan arus bocor (kesetrum).
  • Dimensi Ramping: Dengan lebar hanya 18mm, RCBO Slim Domae sama dengan lebar 1 MCB yang artinya tidak akan menyita banyak tempat dan bisa menghemat ruang di box.
  • Instalasi Mudah: Cukup dengan melepas MCB, ganti dengan RCBO Slim Domae dan memasang kabel netral.
  • RCBO Slim Domae telah diuji sesuai dengan standar SNI dengan Breaking Capacity (rating pemutusan) 4500A dan sensitivitas terhadap arus bocor sebesar 30mA. Standar ini yang digunakan sebagai standar aman untuk instalasi residensial di Indonesia.
  • Harga Terjangkau: Untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia, RCBO Slim Domae terdiri dari rating arus kecil hingga besar, yaitu 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A, dan sensitifitas terhadap Arus Bocor sebesar 30mA.

Di manakah RCBO Slim Domae seharusnya dipasang?

RCBO bisa dipasang di switch utama sebelah meteran PLN. Pemasangan RCBO Slim Domae bisa berdampingan dengan MCB di Box MCB. Jadi sebenarnya kita “kenal baik” dengan komponen ini, setidaknya tahu bentuk dan di mana lokasinya. Tentunya karena setiap terjadi listrik di rumah “anjlok” disebabkan kelebihan pemakaian daya listrik atau korsleting kita sering membukanya. RCBO juga sangat penting dipasang di sirkuit listrik yang berada dalam jangkauan anak-anak.

Jadi tidak ada salahnya kan untuk mengantisipasi segalanya demi keselamatan keluarga dan properti. Dengan keunggulan yang ditawarkan, pemasangan yang sangat mudah, dan hadir dengan harga yang lebih ekonomis dibandingkan dengan harga MCB + ELCB RCBO Slim Domae memiliki efek yang cukup besar untuk melindungi rumah, toko ataupun gedung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.