Nomaden Coffee Space – from homeless to apartment –

Suatu hari di tahun 2014, masih inget banget temenku Yoga pernah ngajak aku ngopi di pinggiran jalan Krida Budaya daerah Soekarno Hatta. Kopinya pake sepeda pancal, tapi peralatan manual brewnya lumayan oke. Si pemilik yang bernama Mas Satya menamai kopi jualannya namanya Nomaden Coffee.

8 tahun berlalu, tiba-tiba suatu pagi ada yang whatsapp.

"Mbak Amma, tak undang ke grand openingnya cafe kopi yuk"
"emang cafe apa?" Jawabku
"ini mbak, Nomaden Coffee mau buka baru. Oiya, dapat salam dari Mas Satya juga"
"waaa serius?? salam balik btw. Eh, emang Nomaden mau buka dimana?"
Ini aku masih kaget aja Mas Satya inget aku padahal udah jarang banget ketemu.
"dibawah apartment Begawan mbak"

Antara seneng dan kaget, seneng kalau ternyata mas Satya masih inget sama ammamamo. Kaget, karena wow! Nomaden yang aku kenal dengan kedainya yang humble (jadi setelah konsep kopi macal, akhirnya Nomaden ada outletnya di Pasar tawangmangu, Pasar Pintar Joyo Agung, dan daerah Kayutangan) kini punya bangunan megah dibawah Apartment Begawan, salah satu apartment baru di Kota Malang yang dinilai cukup “high class”.

Pedaling and Manual Brewing by Nomaden Coffee

Beberapa hari setelah dikabari lewat whatsapp, pagi jam 09.00 langsung semangat datang ketempat barunya Nomaden Coffee, yang ternyata sebutannya untuk yang di outlet ini NMDN Coffee Space alias Nomaden Coffee Space.

Terkagum aku ketika sampai, bangunan Nomaden Coffee Space cukup mentereng berada dibawah depan apartment. Ketika masuk, langsung disambut oleh Mas Satya sendiri yang memang untuk saat ini beliau akan masih turun tangan bikinin kopi buat kita-kita.

Sambil ngobrol tentang masa lalu, ketika masih bener-bener nomaden jualan kopinya, aku pesen Marathon Cortado andalan nomaden coffee, dan untuk yang non coffee base ada banana jelly.

Berbeda dengan outlet nomaden yang lain, disini juga menyediakan makanan berat berupa aneka rice bowl dan beberapa snack yang bisa dijadikan teman ngopi dan nongkrong.

Kalian wajib sih merasakan sensasinya ngopi dibawah apartment ini. Ditambah dengan cuaca yang cukup cerah pagi itu, jadi berasa esmud yang cari kopi sebelum berangkat kerja vibenya! Apalagi kalau nyempetin ngopi dibagian depan Nomaden Coffee Space ini, vibe kantoran ala orang Jekardahnya makin kerasa!

Nomaden Coffee Space cocok kok buat kalian yang lagi cari work space pagi-pagi. Tapi kalau udah sore menjelang malem, suasannya bakal berganti jadi kaya tempat nongkrong. Rame banget!

Anyway, congrats puol buat Nomaden Coffee Space yak! Tetap melesat tinggi but keep humble!


NOMADEN COFFEE SPACE

Price: Rp 10.000 - Rp 30.000
Open: Everyday / 08.00 – 22.000
Taste: ★★★★☆
Service: ★★★★☆
Ambience: ★★★★☆
Wifi: Yes
Electrical Plug: Yes
Mushalah: No
Parking Area: Available
Cash and Card Available

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.